Pesantren Modern Misbahul Ulum

Wakili Kota Lhokseumawe, Santri Misbahul Ulum Raih Juara MTR ke 23 Kwarda Aceh Cabang Khattil Quran

Misbahululum.ac.id – Teuku Mufazzal santri kelas III Tsanawiyah Pesantren Modern Misbahul Ulum raih juara pertama pada ajang Musabaqah Tunas Ramadhan (MTR) XXIII cabang Khattil Quran. (27/03/2024)

Acara MTR ke 23 ini diselenggarakan oleh Kwartir Daerah Aceh di  Taman Ratu Safiatuddin, Kota Banda Aceh.

Selain Mufazzal , sebanyak 3 orang santri terbaik lainnya dari Pesantren Modern Misbahul Ulum juga ikut berpartisipasi pada event MTR ke 23 mewakili Kota Lhokseumawe cabang Khattil Quran.

Kemudian, event MTR tahun ke 23 ini dibagi menjadi dua tingkatan lomba yaitu tingkat pramuka penegak dan pramuka penggalang.

Selain itu, Kwarcab kota Lhokseumawe mengutus 24 peserta yang terdiri dari 12 peserta putra dan 12 peserta putri untuk bersaing kreativitas melalui ajang MTR ke 23 di Kota Banda Aceh.

Munawwir selaku pendamping dan pelatih Kwarcab Kota Lhokseumawe juga sebagai utusan pembimbing dari Pesantren Modern Misbahul Ulum mengatakan MTR ke 23 tahun 2024 merupakan ajang bergengsi setiap tahunnya, semoga jawara Khattil Quran terus berkembang di Pesantren Modern Misbahul Ulum.

“selamat kepada T. Mufazzal atas prestasi juara pertama tingkat Penggalang Putra yang telah mewakili dan mengharumkan nama Kota Lhokseumawe pada ajang MTR ke 23 tahun 2024 di Kota Banda Aceh” ujar Munawwir

Sejalan dengan itu, munawwir juga mengapresiasi kepada 3 santri lain dari Pesantren Modern Misbahul Ulum yang meraih juara cabang Khattil Quran yaitu Zahrani Amalia (khattil penggalang PI) sebagai Juara 3, M. Irwandi (khattil penegak PA) sebagai Juara 2, Asyifa Rahmah (khattil penegak PI) sebagai Juara 2.

Kemudian Munawwir juga menambahkan bahwa untuk meraih juara, tentunya bukan hal yang mudah. Mufazzal dan kawan lainnya telah membuktikan bahwa usaha latihan selama 4 bulan terakhir telah membawa hasil kesuksesan pada event MTR ke 23 tahun 2024 khususnya pada cabang Khattil Quran.

“ini merupakan prestasi yang patut untuk dikembangkan dan dipertahankan” pungkasnya.(MAH)

 

Pesantren Modern Misbahul Ulum

Gema Ramadhan, Santri Misbahul Ulum Ikuti Musabaqah Hifzil Quran ke II

 

misbahululum.ac.id – Pesantren Modern Misbahul Ulum gelar Musabaqah Hifzil Qur`an ke-2 dengan dengan mengusung tema “melahirkan generasi hafidz/ah dan mendidik karakter santri/ah berakhlaq qur`ani”.

Kegiatan tersebut diselenggarakan di Masjid Nurul Jannah (Komplek Putra) dan Masjid Hasyimiyah (Komplek Putri) Desa Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, pada kamis (21/03/2024).

Acara ini turut dihadiri oleh Pimpinan, Wakil Pimpinan, majelis guru, dan seluruh santri Pesantren Modern Misbahul Ulum.

Kegiatan tersebut merupakan salah satu kegiatan tahunan Pesantren yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hafalan al-qur`an santri.

Musabaqah ini terbagi menjadi tiga katagori lomba yaitu katagori hafalan juz 1,  katagori hafalan juz 1-5 dan katagori hafalan juz 1-10.

Mengawali acara, Ustadz Safrizal selaku Koordinator Tahfidz membuka kegiatan tersebut dengan bacaan basmallah, dilanjutkan dengan pemberian motivasi dari Ustadz Ali Saputra selaku Wadir Bidang Pengajaran.

Dalam orasinya, Ustadz Ali Saputra menyatakan bahwa kegiatan tahfidzul Qur`an merupakan salah satu program unggulan yang ada di Misbahul Ulum.

Kemudian, beliau berharap kepada para Hafidzul Qur`an Misbahul Ulum agar mereka bukan Cuma bisa menghafal al-qur`an saja, tetapi juga bisa menafsirkan isi dari al-qur`an.

Acara tersebut berlangsung dengan baik, para peserta tampak antusias ketika lomba berlangsung dan para penonton dengan khidmat mendengarkan bacaan yang dilantunkan peserta. (MAH)

 

 

Pesantren Modern Misbahul Ulum

Ciptakan Calon Ulama Intelektual, Misbahul Ulum Gelar Demonstrasi dan MQK IV

misbahululum.ac.id – Pesantren Modern Misbahul Ulum gelar Demonstrasi dan Musabaqah Qiraatil Kutub (MQK) ke-IV dengan metode baca praktis Al Miftah Lil Ulum.

Acara tersebut digelar di Aula Teuku Umar (Komplek Pesantren), Desa Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe (17-18/02/24).

Dengan diadakannya MQK ini diharapkan mampu memotivasi santri dan meningkatkan kemampuan santri dalam melakukan kajian dan memperdalam ilmu-ilmu agama islam yang bersumber dari kitab kuning.

MQK ini juga bertujuan untuk meningkatkan kemampuan santri dalam membaca, menerjemahkan dan memahami kitab kuning.

Dalam musabaqah ini terbagi menjadi tiga cabang lomba yakni, demonstrasi, musbaqah qiratil qutub, dan ngaji kitab.

Selanjutnya mengawali acara, Pimpinan Pesantren Modern Misbahul Ulum Ustd. KH. Dr. Hamdani Khalifah, mengatakan kita akan terus mempertahankan dan berusaha untuk meningkatkan kualialitas kitab kuning Misbahul Ulum.

Kemudian beliau juga menuturkan kemampuan santri Misbahul Ulum tidak hanya sebatas bisa berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Inggris dan Arab, tapi juga bisa membaca kitab kuning yang gundul tanpa ada baris harokat.

Hamdani mengucapkan ribuan terimakasih kepada seluruh guru pengapdian Sidogiri dan Koordinator Kitab kuning yang telah meluangkan waktunya untuk mengajar para santri Misbahul Ulum yang insyaallah barakokah amiin.

Selanjutnya, disela-sela kegiatan Koordinator Kitab Kuning santri Ustdz. Sihabuddient mengatakan dalam musabaqah ini terbagi 2 jenis kitab yang diperlombakan kitab fathul qorib dan Kitab Adabul Muallim karya Kiai Hasyim Asy’ari.

Ada sebuah ulama mengatakan bahwa siapa ora ng yang mencintai kitab maka mencintai Qur’an dan siapa orng yang mencintai Qur’an mencintai kitab, karena pada hakikatnya mempelajari kitab untuk memahami Al-Qur’an.

Ada sebuah Kitab Qhoyatul Ushul Syarah Lubbil Usul, karya Syaikh Abi Zakariya Al-Anshori dasar-dasar hukum islam antara lain ; Al-Qur’an, As-Sunnah, Ijma’, Kiyas untuk memahami ini semua butuh kitab untuk memahami kita perlu yang namanya sebuah metode, karena tidak mungkin dasar hukum islam dipelajari tanpa kita.

Adapun nama-nama juara Demonstrasi dan MQK IV sebagai berikut:

Kategori Demonstrasi Putra, juara 1 berhasil diraih oleh M. Fawwaz Al-Zaidansantri kelas 3A, juara 2 diraih oleh Danial DZakwan Al-Dzakiy santri kelas 3A,dan juara 3 diraih oleh Caisar Sergiar Rahman santri kelas 2A.

Katagori Demonstrasi Putri, juara 1berhasil diraih oleh Sakinah Azalia santriah kelas 5D, juara 2 diraih oleh  Rahimatus Samrah santriah kelas 3Sp, dan juara 3 diraih oleh Aqila Syafira santriah kelas 5D.

Katagori MQK Putra kelompok 1, juara 1 berhasil diraih oleh Muhammad Kamal Fasya santri kelas 5A, juara 2 diraih oleh Rifaldi Adraka santri kelas 5A, dan juara 3 diraih oleh Muhammad Hafidh.

Katagori MQK Putra kelompok 2, juara 1 berhasil dirai oleh Muhammmad Zakiyun santri kelas 3A, juara 2 diraih oleh Dafi Arasy santri kelas 3A, dan juara 3 diraih oleh Sabban Malawi santri kelas 3A.

Katagori MQK Putri kelompok 3, juara 1 berhasil diraih oleh Azkiatul Aulia santrah kelas 5D, juara 2 diraih oleh Putri Albina Syakira santriah kelas 5D, dan juara 3 diraih oleh Ayla Azzuhra santriah kelas 5A.

Katagori MQK Putri kelompok 4, juara 1 berhasil diraih oleh Alvi Rahmatin, juara 2 diraih oleh Cahaya, dan juara 3 diraih oleh Nur Jannah.

Katagori MQK Putri kelompok 5, Juara 1 berhasil diraih oleh Naufi Salfariza, juara 2 diraih oleh Salsa Amalia, dan juara 3 diraih oleh Khairunnisa.

Katagori Baca Kitab, juara 1berhasil diraih oleh Siti Arrifa Shabira santriah kelas 6D, juara 2 diraih oleh Urfanisyah santriah kelas 6D, dan juara 3 diraih oleh Syarifatun Niisa santriah kelas 6G.

Adapun juara umum putra berhasil diraih oleh Muhammad Ikram santri kelas 5A, Sedangkan juara umum putri adalah Liwaul Maghfirah santriah kelas 6D dan Riski Fadhillah santriah kelas 6D. (MAH) 

Pesantren Modern Misbahul Ulum

Pesantren Modern Misabahul Ulum Gelar Pertemuan calon Wali Santri/ah Baru 2024 Gelombang Pertama

misbahululum.ac.id – Pesantren Modern Misbahul Ulum mengadakan pertemuan calon wali santri baru tahun ajaran 2024-2025 gelombang pertama.

Acara yang dihadiri oleh Pimpinan Pesantren, Wadir Pesantren, Majelis Guru, dan suluruh calon wali santri baru tersebut digelar di Aula Teuku Umar (Komplek Pesantren) Desa Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe Minggu (11/02/2024) pagi.

Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan tentang kepesantrenan dan sistem pembelajaran yang ada di pesantren, juga untuk meningkatkan hubungan silaturahmi antara pesantren dengan calon wali santri baru.

Selanjutnya, Ustadz M. Rizal, selaku Wadir Bidang Humas sekaligus ketua panitia acara  membaacakan laporan pendaftaran santri baru.

beliau juga berterima kasih kepada calon wali santri baru yang telah memberikan kepercayaan kepada Misbahul Ulum untuk mendidik anak mereka.

Kemudian, Ustadz M. Ali Saputra selaku Wadir Bidang Pengajaran menerangkan tentang sistem pembelajaran yang ada di pesantren.

Dalam orasinya, beliau mengatakan bahwa di Misbahul Ulum ada dua jenjang Pendidikan yaitu MTS dan MA yang masa pembalajarannya 6 tahun.

Selanjutnya, Ustadz Martunis sebagai Wadir Bidang Pengasuhan mengatakan, bahwa bagi anak yang baru berpisah dengan orang tuanya mungkin akan terasa berat baginya, apa lagi dengan sistem kehidupan yang sangat berbeda dengan apa yang ia rasakan selama bersama orang tuanya, begitu juga sebaliknya.

“Bagi orang tua yang baru memasukkan anaknya ke pesantren mungkin akan terasa berat, tapi orang tua harus mengikhlaskan anaknya mondok di pesantren. Karena, lebih baik kita menangis sekarang dari pada kita menangis disaat kita melihat masa depan anak kita hancur,” serunya.

Kemudian, Ustadz KH. DR. Hamdani Khalifah, MA. selaku Pimpinan Pesantren berharap agar Misbahul Ulum bisa menciptakan alumni yang berkualitas.

Beliau juga berharap agar perkumpulan ini akan membawa dampak positif untuk melanjutkan Pendidikan di Misbahul Ulum.

“Harapan kita apa yang sudah dilakukan Misbahul Ulum itu adalah benar-benar nyata hingga orang dapat menilai langsung bahwa kita tidak main-main dalam menjalankan Pendidikan dan pengajaran di Misbahul Ulum.”.

Di penghujung acara, Pimpinan Pesantren memberikan penghargaan kepada Qais Bunayya Annur asal dari Kota Bakti, Pidie dan Rajua Akilla asal dari Lhokseumawe sebagai peserta ujian gelombang pertama dengan nilai tertinggi. (MAH)

Pesantren Modern Misbahul Ulum

Misbahul Ulum Gelar Peringatan Isra` Mi`raj 1445 H

misbahululum.ac.id – Pesantren Modern Misbahul Ulum gelar peringatan Isra’ Mi’raj serta momentum untuk merenungi betapa besarnya perjuangan Rasulullah ketika menerima perintah sholat.

Acara tersebut digelar di Masjid Nurul Jannah dan Masjid Hasyimiah (Komplek Pesantren) Desa Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Rabu (07/02/2024) malam.

Kegiatan ini mengusung tema “Salat Sebagai Pemersatu Ummat” dan dihadiri oleh Wadir Pengasuhan, Majelis Guru, dan seluruh santri Peasntren Modern Misbahul Ulum.

Kegiatan tersebut diawali dengan lantunan sholawat yang dibawakan oleh anggota Sanggar Raudhatul Ibadah (SRI) dan dilanjutkan dengan kata sambutan dari Ustadz Martunis selaku wadir Pengasuhan.

Dalam orasinya, Ustadz Martunis mengatakan bahwa perintah sholat berbeda dengan dengan wahyu lainnya. Karena jika wahyu lain hanya disampaikan melalui Malaikat Jibril, sedangkan  sholat, Rasulullah sendiri harus menjumpai Allah SWT di Sidratul Muntaha.

Selanjutnya, Martunis juga menambahkan bahwa ibadah itu haruslah dimulai dengan paksaan, supaya menjadi kebiasaan dan peristiwa besar ini harus direnungi.

“Malam ini marilah kita renungi bagaimana perjuangan Rasulullah SAW ketika Isra’ Mi’raj dan memohon kepada Allah agar jumlah raka’at sholat dikurangi dari 50 raka’at menjadi 5 rakaat”, ucap Martunis.

Disisi lain, dalam peringatan Isra’ Mi’raj tersebut Pembina Bagian Ta’mirul Masjid mengadakan berbagai perlombaan seperti Pidato, Tilawatil Qur’an, dan Azan.

Lomba berlangsung dengan meriah, dengan adanya audience yang menyemangati para peserta lomba. Dipenghujung acara dewan juri mengumukan hasil nilai para peserta.

Berikut nama-nama pemenang lomba.Isra’ Mi’raj 1445 H:

Lomba Pidato, juara 1 diraih oleh M. Fathurrahim, juara 2 diraih oleh M. Akbar, dan juara 3 diraih oleh M. Rayyan Althafianidien.

Lomba Adzan, juara 1 diraih oleh M. Rizqi Mubarak, juara 2 diraih oleh Mulvie Fata Al-Chaier, dan juara 3 diraih oleh M. Alvin Syauqi.

Lomba Tilawatil Qur`an, juara 1 diraih oleh Ramzi Muayyadatullah, juara 2 diraih oleh M. Rayhan Fachrazi, dan juara 3 diraih oleh Raihan Al-Farisy. (MAH)

Pesantren Modern Misbahul Ulum

Pengasuhan Santri Misbahul Ulum Gelar Pemeriksaan Lemari Secara Serempak

misbahululum.ac.id – Pengasuhan santri Misbahul Ulum gelar kegiatan pemerikasaan lemari santri secara bersama.

Kegiatan tersebut digelar di seluruh Komplek Asrama putra, Desa Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, Selasa (06/01/23) pagi.

Pemeriksaan lemari ini diadakan setiap tahunnya guna untuk menghidari santri dari barang-barang yang tidak di izinkan seperti benda elektronik, benda tajam, dan benda-benda lainnya yang dapat mengganggu aktivitas santri.

Selanjutnya, sebanyak 8 orang ustadz penanggung jawab setiap asrama, 23 orang Ustadz pemeriksa lemari santri, dan 5 orang santri organisasi.

Dalam hal ini Ustadz Martunis selaku Wadir Pengasuhan Santri mengatakan ini merupakan kegiatan tahunan yang kita adakan bertujuan untuk memeriksa lemari santri serta melihat perlengkapan santri yang tidak di izinkan untuk dibawa ke kepesantren sepeti HP, benda tajam dan lainnya.

“Semoga dengan adanya pemeriksaan ini, santri lebih sadar akan menjaga peraturan pesatren Misbahul Ulum yang berlaku terkait barang-barang yang diharamkan untuk dibawa kepesantren”, ucapnya.

Beliau berharap dengan diadakannya kegiatan pemeriksaan lemari ini santri semuanya patuh terhadap peraturan yang telah diterapkan di (Gerakan Disiplin Santri) GDS sehingga tidak ada barang-barang yang tidak boleh dibawa kepesantren dimiliki oleh santri sekalian. (Fadhal)

Pesantren Modern Misbahul Ulum

Junjung Sportivitas Olahraga! MU CUP Resmi Dibuka

misbahululum.ac.id – Pesantren Modern Misbahul Ulum resmi menggelar pembukaan Misbahul Ulum Cup (MU CUP), acara tersebut digelar di Lapangan Sahara (Komplek Pesantren) Desa Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe (2/2/2024) pagi.

Acara tersebut mengusung tema “Al`aqlus Salim Fi Jismis Salim” yang bermakna akal yang sehat itu terdapat di tubuh yang sehat.

Selanjutnya, acara ini dihadiri oleh seluruh Wakil Direktur, majelis guru, beserta seluruh santri Misbahul Ulum.

Selain itu, kegiatan tersebut juga merupakan acara tahunan pesantren yang didalamnya terdapat berbagai kompetisi cabang olahraga seperti sepak bola, volly, futsal, badminton, tenis meja, dan sepak takraw dan sebagainya.

Acara tersebut diawali dengan pengibaran bendera MU CUP dan amanat dari Pembina upacara.

Kegiatan ini diadakan untuk meningkatkan semangat olahraga santri dengan menjunjung tinggi sportivitas.

Dalam amanatnya, Ustadz Martunis selaku Pembina Upacara mengatakan bahwa olahraga merupakan sebuah Pendidikan yang mendidik sportivitas dan kerja sama santri.

Martunis menambahkan bahwasannya Pendidikan itu terbagi menjadi tiga bagian yaitu Pendidikan akal, Pendidikan akhlak, dan Pendidikan jasmani.

“Mukmin yang kuat lebih dicintai oleh Allah. Maka, seringlah berolahraga agar menjadi salah satu mukmin yang dicintai Allah,” ucapnya.

Usai Pembina Upacara menyampaikan amanatnya, acara tersebut dilanjutkan dengan pertunjukan grand opening, tablo olahraga Dan diakhiri dengan pertunjukan atraksi silat. (MAH)

Pesantren Modern Misbahul Ulum

Gunakan Bahasa Arab dan Inggris, Santri Kelas Akhir Ikuti Program Praktek Mengajar

misbahululum.ac.id – Pesantren Modern Misbahul Ulum gelar Amaliyyatut tadris perdana untuk santri akhir.

Amaliyyatut Tadris merupakan kegiatan praktik mengajar dengan menggunakan bahasa arab dan inggris yang dilakukan oleh santri kelas akhir sembari persiapan mereka untuk menjadi alumni yang baik di masa depan nantinya.

Kegiatan ini, digelar di Aula Teuku Umar dan Cut Nyak Dhien (Komplek Pesantren) Desa Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe (27/01/2024).

Kemudian acara tersebut dihadiri oleh seluruh santri kelas akhir dan guru pembimbing.

Adapun santri kelas akhir yang bertindak sebagai pengajar percontohan adalah Ariski Rahmadhani santri kelas XII A (putra) dan Urfanisyah santri putri kelas XII D (putri).

Tidak hanya Ariski dan Urfanisyah yang melakukan praktek mengajar tersebut, melainkan seluruh santri kelas akhir dengan pelajaran, lokasi dan waktu yang telah ditentukan oleh majlis guru.

Selain itu, sebanyak 202 santri putra dan putri kelas akhir ikut serta dalam pembakatan Amaliyyatut Tadris.

Selama mengajar mereka didampingi langsung oleh guru pembimbing sebagai musyrif  (pengawas), sedangkan santri akhir lainnya menilai pengajar tersebut sebagai  almuntaqidun (penilai).

Adapun pelajaran yang akan di uji pada kegiatan tersebut seperti Muhadatsah, Muthalaah, Fiqh, Imla’, Nahwu, Tauhid, Tarikh islam, Faraid, English reading, Conversation.

Selain itu, Wakil Pimpinan Bidang Pengajaran mengatakan kegiatan ini juga merupakan program tahunan pesantren dan syarat kelulusan bagi santri akhir.

“Harapan kami para guru agar semua santri akhir bisa lulus Amaliyyatut Tadris dengan hasil yang memuaskan”, ucap Ustadz Ali Saputra.

Ali juga mengatakan kategori penilaian yang diambil mulai dari  attariqah (metode pengajaran), almaddah (materi), allihan (kefasihan), attasarruf  (gerak gerik pengajar), Pungkasnya. (Al-Hafidz)

Pesantren Modern Misbahul Ulum

Pengasuhan Santri Misbahul Ulum Gelar Musyawarah Kerja dan Pelatihan Kepemimpinan OSPMMU Beserta Pengurus Asrama

misbahululum.ac.id – Pesantren Modern Misbahul Ulum gelar musyawarah kerja dan pelatihan kepemimpinan organisasi santri dan pengurus asrama.

Kegiatan ini, diselenggarakan di Aula Teuku Umar dan Cut Nyak Dhien (Komplek Pesantren) Desa Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe, (23-25/01/2024).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pembina Pesantren, Wadir Pengasuhan, Majelis Guru dan seluruh santri yang telah dilantik sebagai pengurus organisasi dan pengurus asrama.

Selanjutnya, musyawarah kerja dan pelatihan ini bertujuan untuk mendidik jiwa kepemimpinan santri dalam menjalankan roda organisasi.

Selain itu, kegiatan ini juga merupakan rentetan dari kegiatan LPJ dan pelantikan OSPMMU baru.

Kegiatan ini dimulai dengan sidang pleno dihari pertama, dilanjutkan dengan sidang komisi dan sidang paripurna dihari kedua dan diakhiri dengan pelatihan kepemimpinan dihari akhir nantinya.

Kemudian disela-sela kegiatan tersebut, Ustadz Martunis sebagai Wadir Pengasuhan putra menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting karena kegiatan ini merupakan Pendidikan yang mendidik  kepemimpinan dan tata cara berorganisasi.

“Musyawarah yang anak-anak ikuti hari ini sudah selevel dengan musyawarah DPR” ucap ustadz Martunis meyakinkan santri.

Selain itu, Ustadz Martunis juga mengatakan bahwa kegiatan ini dapat memberi pengalaman pada santri tentang tata cara berorganisasi yang baik kedepan. (Al-Hafidz)

Pesantren Modern Misbahul Ulum

Pembina Pesantren Misbahul Ulum lantik 66 Santri Putra Pengurus Organisasi Masa Bakti 2024-2025

misbahululum.ac.id – Pesantren Modern Misbahul Ulum gelar pelantikan Organisasi Santri Pesantren Modern Misbahul Ulum (OSPMMU) masa bakti 2024-2025.

Acara tersebut digelar di Aula Teuku Umar dan Aula Cut Nyak Dhien (Komplek Pesantren) Desa Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu, Kota Lhokseumawe (15-18/01/2024) pagi.

Kegiatan ini diawali dengan Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) oleh pengurus lama periode 2023-2024 dan dilanjutkan dengan pelantikan serta serah terima amanat jabatan baru kepada 66 santri putra.

Selanjutnya, acara tersebut turut dihadiri oleh Pembina Pesantren, Majelis Guru dan seluruh santri Pesantren Modern Misbahul Ulum.

Selain itu, acara ini merupakan rentetan kegiatan kepesantrenan setiap tahunnya.

Dalam orasinya Pembina Pesantren Modern Misbahul Ulum menyampaikan pentingnya seorang pemimpin yang memiliki karakter yang kuat dalam memimpin sebuah organisasi kedepan.

Kemudian, beliau mengatakan Pesantren Modern Misbahul Ulum ini merupakan sebuah lembaga pendidikan islam yang tak luput dalam mendidik, membina serta mencetak kader-kader para pemimpin ummat bangsa, para pemimpin yang tak sekedar memimpin melainkan bertanggung jawab dalam melakukan sebuah kesalahan.

Al haqqu bila nizhomi yaqlibul walbathilu binuzhomi yang artinya kebenaran tanpa teorganisir dikalahkan tanpa kebathilan terorganisir”, ucap Ustdz. KH. Dr. Hamdani Khalifah.

Kemudian Pengurus OSPMMU lama Muhammad Latif mengatakan saat ini tepat setelah mandat dibacakan, semua hal itu hanya akan menjadi kenangan masa lalu.

Masa kepemiminan kami hanya akan menjadi memori yang terlukis diqalbu, dengan ini berakhir masa jabatan kami, ungkapnya.

Kemudian latif mengatakan jarrib wa lahidz ta kun arifan yang artinya cobalah dan perhatikan niscaya kau jadi orang yang tahu, kesalahan karena kebenaran akan terbit setelah tenggelamnya kesalahan.

Saya hanya berharap satu hal, masa kami menjadi pemimpin semoga itu menjadi masa kepemimpinan yang dapat dijadikan sebuah pelajaran dan mampu melahirkan pemimpin-pemimpin yang baru, katanya.

“Pemimpin yang hebat tidak menciptakan pengikut, melainkan menciptakan pemimpin lainnya,” Pungkas Latif. (Fadhal)